[anwpfl-search suggested="" search="all" layout="dropdown" mobile_icon_only="1" has_search_icon="1" has_reset_icon="1" width="150"]
  • Home
  • ISL
  • LIGA INGGRIS
  • LIGA JERMAN
  • LALIGA SPANYOL
  • LIGA BELANDA
  • JADWAL BOLA
[anwpfl-search suggested="" search="all" layout="dropdown" mobile_icon_only="1" has_search_icon="1" has_reset_icon="1" width="150"]
[anwpfl-search suggested="" search="all" layout="dropdown" mobile_icon_only="1" has_search_icon="1" has_reset_icon="1" width="150"]
Home Liga Indonesia

Perjalanan Jersey Timnas Indonesia Dari Tahun ke Tahun

James Pakpahan by James Pakpahan
jersey-timnas-indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Perjalanan jersey Timnas Indonesia mencerminkan transisi dari seragaman tanpa sponsor ke era teknologi tinggi dan pencitraan budaya. Dari Adidas klasik hingga Nike global dan kini Erspo lokal, setiap era membawa cerita: dari identitas, prestasi, hingga strategi branding. Jersey kini bukan sekadar seragam bertanding, tapi simbol kebanggaan nasional dan gaya hidup.

Berikut perubahan desain jersey Timnas Indonesia dari tahun ke tahun.

1. Era 1950–1960: Jersey Putih Merah Klasik

  • Model: Kaos polos kerah bulat, lengan panjang
  • Warna: Putih dasar, manset dan celana merah
  • Sponsor/Apparel: Belum ada sponsor resmi
  • Perubahan: Jersey pertama Indonesia saat Piala Merdeka 1953

2. Era 1960–1970: Dominasi Merah Klasik

  • Model: Kerah polo, lengan pendek
  • Warna: Merah solid, celana putih
  • Sponsor/Apparel: Masih tanpa sponsor, identitas PSSI mulai ditampilkan
  • Perubahan: Logo PSSI muncul di dada kiri; digunakan di Piala Asia 1968

3. Era 1970–1980: Aksen Biru dan Retro

  • Model: Lengan pendek, kelek dan ujung lengan biru
  • Warna: Merah – putih
  • Sponsor/Apparel: Adidas memasok jersey sejak awal 1980-an
  • Perubahan: Aksen ini melambangkan identitas nasional

4. Era 1980–1990: Lengan Panjang & Jersey Klasik

  • Model: Lengan panjang/polo, desain klasik
  • Warna: Merah tua solid, putih untuk away
  • Sponsor/Apparel: Adidas tetap mendominasi hingga 1995
  • Perubahan: Trim putih di lengan, tampilan lebih modern

5. Era 1990–2000: Sponsor Berganti & Apparel Populer

  • Model: V-neck dengan sponsor yang mulai muncul
  • Warna: Merah cerah utama, putih opsional
  • Sponsor/Apparel: Diadora (1996), Asics (1996), Mikasa & Uhlsport (1997), kembali ke Adidas (1998–2000)
  • Perubahan: Eksperimen desain mengikuti trend global

6. Era 2000–2010: Nike & Puma

  • Model: Jersey teknikal (dry-fit)
  • Warna: Merah utama, putih secondary
  • Sponsor/Apparel: Nike (2000–2003, 2007–2020), Adidas (2004–2005), Puma (2006)
  • Perubahan: Logo Nike emas saat Piala Asia 2007; aksen Garuda; Puma dipakai untuk Asian Games 2006
Related Article:  10 Transfer Pemain yang Gagal Bersinar di Persija Jakarta

7. Era 2010–2014: Nike dan Redesign Identitas

  • Model: V-neck modern, bahan ringan
  • Warna: Merah & putih, aksen biru tetap ada
  • Sponsor/Apparel: Nike
  • Perubahan: Logo PSSI bergaya baru, jersey AFF 2010 legendaris

8. Era 2015–2018: Nike Minimalis & Kerah Polos

  • Model: V-neck minimalis
  • Warna: Merah tua dominan, putih untuk away
  • Sponsor/Apparel: Nike, tambahan Li-Ning saat Asian Games & SEA Games
  • Perubahan: Desain bersih di AFF 2016

9. Era 2019–2022: PSSI & Mills

  • Model: Kerah V-neck, grafis di bagian belakang leher
  • Warna: Merah dengan motif
  • Sponsor/Apparel: Nike (hingga 2020), kemudian Mills (2020–2023)

10. Era 2024–2025: Era Apparel Lokal Erspo

  • Model: Polo collar dengan ritsleting pendek, teknologi anti-UVA
  • Warna: Merah dominan dengan efek gradasi; away putih bermotif batik
  • Sponsor/Apparel: Erspo (sub-brand Erigo) sejak 2024; kontrak hingga 2026, senilai Rp 16,5 miliar
  • Perubahan: Sablon laser, jersey kasual untuk gaya hidup, peluncuran ala fashion show 2025

📋 Perubahan Jersey Timnas dalam 6 Dekade

EraApparel & SponsorModel / KerahWarna & Fitur Utama
1950–60–Bulat klasikPutih–Merah dasar
1960–70–Polo pendekMerah solid
1970–80AdidasPolo pendekMerah–Putih–Biru aksen
1980–90AdidasLengan panjangMerah tua, trim putih
1990–2000Diadora/Asics/Mikasa/etc.V-neckEksperimen desain sponsor
2000–10Nike/PumaDry-fit teknikalNike emas Piala Asia/Cerita Garuda 2010
2010–14NikeV-neck modernLogo PSSI baru & nomor di pundak
2015–18Nike / Li-Ning (multi)V-neck sederhanaDesain bersih, minimalis di AFF 2016
2019–22MillsV-neck anniversaryLogo 90th, motif sayap/jalur sayap jersey
2023–25Erspo (Erigo)Polo + zipGradasi, bonus teknologi & gaya casualwear

Tags: featuredindonesiajerseytimnas
Previous Post

10 Debutan Termuda Dalam Sejarah Timnas Indonesia

Next Post

10 Striker Timnas yang Tak Pernah Cetak Gol Sepanjang Kariernya

Related Posts

kartu-terbanyak-indonesia-super-league-pekan-1-2025
Liga Indonesia

10 Pemain Dengan Jumlah Kartu Terbanyak (Pekan 1) ISL 2025/2026

clean-sheet-terbanyak-liga-1-2025
Liga Indonesia

10 Klub Liga Indonesia dengan Clean Sheet Terbanyak di Musim 2024/2025

Yakob Sayuri-papua
Liga Indonesia

8 Pemain Terbaik Asal Papua Yang Membela Timnas Indonesia

comeback-Semifinal AFF 2020 (Leg 2) Indonesia 4–2 Singapura
Liga Indonesia

6 Comeback Terbaik Timnas Indonesia Sepanjang Masa

pemain-timnas-tertua
Liga Indonesia

10 Pemain Tertua yang Pernah Membela Timnas Indonesia

Jajang Paliama-cidera-karir-meredup
Liga Indonesia

10 Pemain Indonesia yang Kariernya Berakhir Karena Cedera

Next Post
striker-timnas-tanpa-gol Ronaldo Kwateh

10 Striker Timnas yang Tak Pernah Cetak Gol Sepanjang Kariernya

Klasemen Indonesia Super League

#
Klub
M
W
D
L
Pt
1
Persija Persija
4
3
1
0
10
2
Pusamania Borneo Pusamania Borneo
3
3
0
0
9
3
ARE ARE
4
2
2
0
8
4
PER PER
4
2
1
1
7
5
Persebaya Surabaya Persebaya Surabaya
3
2
0
1
6
6
Malut United Malut United
3
1
2
0
5
7
PSIM Yogyakarta PSIM Yogyakarta
3
1
2
0
5
8
JEP JEP
4
1
2
1
5
9
Bhayangkara FC Bhayangkara FC
4
1
1
2
4
10
Persepam Madura Utd Persepam Madura Utd
3
1
1
1
4
11
PER PER
3
1
1
1
4
12
Persis Solo Persis Solo
4
1
1
2
4
13
SEM SEM
3
1
1
1
4
14
PSM PSM
3
0
3
0
3
15
SAM SAM
3
0
2
1
2
16
PSBS Biak Numfor PSBS Biak Numfor
4
0
1
3
1
17
PER PER
3
0
1
2
1
18
Dewa United Dewa United
4
0
0
4
0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Privasi
  • Kontak

Copyright © 2020-2025 Pemain.org | Statistik Liga 1

No Result
View All Result
  • Home
  • Piala Presiden 2025
  • Piala AFF U23 2025
  • Liga Indonesia
    • Indonesia Super League 2025/2026
  • Liga Asia
    • Liga Jepang 2025
    • Liga Korea League 1 2025
    • Liga Thailand 2025/2026
    • Liga Super Malaysia 2025/2026
  • Liga Eropa
    • Liga Champions 2025/2026
    • Liga Inggris 2025/2026
    • La Liga Spanyol 2025/2026
    • Liga Italia 2025/2026
    • Liga Belanda 2025/2026
    • Liga EFL Championship 2025/2026
    • Liga 2 Inggris 2025/2026
    • Liga 1 Inggris 2025/2026
    • Liga Prancis Ligue 1 2025/2026
    • Liga Jerman Bundesliga 2025/2026
    • Liga Rusia 2025/2026
    • Liga Portugal 2025/2026
    • Liga Swedia 2025/2026
    • Liga Denmark 2025/2026
    • Liga Polandia 2025/2026
    • Liga Swiss 2025/2026
    • Liga Kroasia 2025/2026
    • Liga Ukraina 2025/2026
    • Liga Turki 2025/2026
    • Liga Israel 2025/2026
    • Liga Leumit Israel 2025/2026
    • Liga Belgia 2 2025/2026
    • Liga Spanyol 2 2025/2026
  • Dunia
    • Piala Dunia Antarklub 2025
    • Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia 2026
    • Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Afrika
    • Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
    • Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan
    • Pertandingan Persahabatan 2025
  • Jadwal Bola

Copyright © 2020-2025 Pemain.org | Statistik Liga 1